This site uses cookies.
Some of these cookies are essential to the operation of the site,
while others help to improve your experience by providing insights into how the site is being used.
For more information, please see the ProZ.com privacy policy.
Penerjemah lepas dan/atau juru bahasa, Pemakai terverifikasi
Data security
This person has a SecurePRO™ card. Because this person is not a ProZ.com Plus subscriber, to view his or her SecurePRO™ card you must be a ProZ.com Business member or Plus subscriber.
Keanggotaan
This person is not affiliated with any business or Blue Board record at ProZ.com.
poin tingkat-PRO: 4, Pertanyaan dijawab: 1, Jumlah pertanyaan: 7
Entri Blue Board yang dibuat oleh pengguna ini
0 Lema
Payment methods accepted
PayPal, Transfer
Portofolio
Terjemahan Contoh Disertakan: 3
Inggris ke Indonesia: The Effect of Dental Pulp Stem Cells and its Combination with recombinant human Bone Morphogenetic Protein-2 to Alkaline Phospatase Level in Inflamed Rat's Pulp General field: Kedokteran Detailed field: Kedokteran: Kedokteran Gigi
Teks sumber - Inggris Pulp inflammation (pulpitis) is one of ten frequent health issues happening in Indonesia. Indonesian Health Department stated that statistically, pulpitis placed 9th out of 10 leading causes of diseases at Indonesian hospitals in 2003.
Pulpitis happens due to pulp irritation, resulting in inflammation. Irritation may be caused by biologic or non-biologic irritants. Whenever irritation takes place, odontoblasts in pulp will be damaged or experience cell death. This event will induce pulp cells to differentiate into odontoblasts and form reparative dentin. Lately, stem cells and growth protein are being developed in dentistry to be able to replace damaged or missing oral structure in the future.
Penerjemahan - Indonesia Inflamasi pulpa (pulpitis) merupakan satu dari sepuluh penyebab masalah kesehatan yang sering terjadi di Indonesia. Menurut statistik oleh Departemen Kesehatan Indonesia, pulpitis menempati posisi ke-sembilan dari sepuluh penyebab penyakit utama di Rumah Sakit Indonesia pada tahun 2003.
Pulpitis disebabkan oleh iritasi pada jaringan pulpa yang mengakibatkan inflamasi. Iritasi disebabkan oleh iritan biologik maupun non-biologik. Ketika terjadi iritasi, sel odontoblas di dalam pulpa akan rusak atau mengalami kematian. Peristiwa ini akan merangsang sel-sel pulpa untuk berdiferensiasi menjadi odontoblas dan membentuk dentin reparatif. Belakangan ini, sel punca dan protein pertumbuhan sedang dikembangkan dalam kedokteran gigi agar kelak dapat menggantikan struktur oral yang rusak atau hilang.
Indonesia ke Inggris: Pengaruh Pemberian Sel Punca Pulpa Gigi serta Kombinasinya dengan recombinant human Bone Morphogenetic Protein-2 Terhadap Kadar Fosfatase Alkali pada Pulpa Gigi Tikus Terinflamasi General field: Kedokteran Detailed field: Kedokteran: Kedokteran Gigi
Teks sumber - Indonesia Inflamasi pulpa (pulpitis) merupakan satu dari sepuluh penyebab masalah kesehatan yang sering terjadi di Indonesia. Menurut statistik oleh Departemen Kesehatan Indonesia, pulpitis menempati posisi ke-sembilan dari sepuluh penyebab penyakit utama di Rumah Sakit Indonesia pada tahun 2003.
Pulpitis disebabkan oleh iritasi pada jaringan pulpa yang mengakibatkan inflamasi. Iritasi disebabkan oleh iritan biologik maupun non-biologik. Ketika terjadi iritasi, sel odontoblas di dalam pulpa akan rusak atau mengalami kematian. Peristiwa ini akan merangsang sel-sel pulpa untuk berdiferensiasi menjadi odontoblas dan membentuk dentin reparatif. Belakangan ini, sel punca dan protein pertumbuhan sedang dikembangkan dalam kedokteran gigi agar kelak dapat menggantikan struktur oral yang rusak atau hilang.
Penerjemahan - Inggris Pulp inflammation (pulpitis) is one of ten frequent health issues happening in Indonesia. Indonesian Health Department stated that statistically, pulpitis placed 9th out of 10 leading causes of diseases at Indonesian hospitals in 2003.
Pulpitis happens due to pulp irritation, resulting in inflammation. Irritation may be caused by biologic or non-biologic irritants. Whenever irritation takes place, odontoblasts in pulp will be damaged or experience cell death. This event will induce pulp cells to differentiate into odontoblasts and form reparative dentin. Lately, stem cells and growth protein are being developed in dentistry to be able to replace damaged or missing oral structure in the future.
Inggris ke Indonesia: IQ84 General field: Seni/Sastra Detailed field: Puisi & Literatur
Teks sumber - Inggris The taxi’s radio was tuned to a classical FM broadcast. Janacek’s Sinfonietta – probably not the ideal music to hear in a taxi caught in traffic. The middle-aged driver didn’t seem to be listening very closely either. With his mouth clamped shut, he stared straight ahead at the endless line of cars stretching out on the elevated expressway, like a veteran fisherman standing on the bow of his boat, reading the ominous confluence of two currents. Aomame settled into the broad back seat, closed her eyes, and listen to the music.
How many people would recognize Janacek’s Sinfonietta after hearing just the first few bars? Probably somewhere between “very few” and “almost none”. But for some reason, Aomame was one of the few who could.
Penerjemahan - Indonesia Radio taksi itu disetel pada siaran FM klasik. Sinfonietta oleh Janáček – mungkin bukan musik yang ideal untuk dinikmati di dalam taksi yang sedang terjebak kemacetan. Sopir taksi paruh baya itupun tampaknya tak terlalu mendengarkan. Ia tak bicara sedikitpun sambil menatap barisan mobil yang tak berujung pada jalan tol yang menanjak, bagai nelayan kawakan yang berdiri pada haluan perahunya sambil memperkirakan pertemuan dua arus yang tak elak. Aomame duduk di kursi belakang yang luas, menutup matanya, dan mendengarkan musik.
Berapa banyak orang yang dapat mengenali Sinfonietta oleh Janáček hanya dengan mendengarkan beberapa baris pertama? Mungkin hanya sedikit atau tidak ada sama sekali. Tetapi, Aomame termasuk sedikit dari orang yang mengenalinya.
More
Less
Pengalaman
Dalam penerjemahan (tahun): 16. Terdaftar di ProZ.com: Apr 2013.